Buku Masa Depan Hukum Bisnis Islam di Indonesia Karya Ahmad Rajafi

Sejak masa Rasulullah Muhammad saw hingga sekarang, perkembangan hukum Islam mengalami pasang surut. Pada periode Rasulullah saw, setiap muncul persoalan, kaum muslimin bisa langsung menanyakan kepada Rasulullah. Demikian juga, pada masa Sahabat, persoalan yang timbul belum sekompleks pada periode berikutnya. Periode perkembangan hukum dan pemikiran Islam pernah mencapai kejayaannya pada masa Bani Abbasiyah yang ditandai dengan munculnya para ulama mujtahid, seperti Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad bin Hanbal. Namun demikian, umat Islam pernah juga mengalami masa suram, yakni Periode Taqlid, yang berlangsung hingga hampir sembilan abad (abad IV-XIII H). Setelah periode taqlid inilah, dunia Islam mulai bangkit dengan gerakan pembaruan (tajdid) yang dipelopori oleh Jamal ad-Din al-Afgani, Muhammad Abduh, Rasyid Ridlo, Muhammadiyah as-Sunusi, dll.

Sebagai muslim yang hidup di abad modern, kita termasuk dalam Periode Tajdid yang memiliki problem mendasar, yakni tugas untuk merehabilitasi sejarah dengan kekuatan penuh agar ajaran Islam dapat menjadi pedoman dalam menghadapi problematika kehidupan di zaman kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ini. Untuk itu, kita perlu mengembangkan pemikiran-pemikiran keislaman, baik di bidang hukum, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan lain-lain, dengan cara membuka pintu ijtihad selebar-lebarnya sebagai salah satu sumber atau metode pengembangan ajaran Islam.

Kita bisa belajar dari sejarah bahwa kemandegan pemikiran dan hukum Islam dikarenakan kekeliruan memahami mana yang Wahyu dan mana yang akal. Produk pemikiran, seperti fiqh, seringkali dianggap hukum Islam baku dan identik dengan wahyu yang tidak dapat diutak-atik dan diubah. Produk pemikiran hukum Islam dianggap sebagai kesatuan yang berlaku universal ketimbang ekspresi keragaman yang partikular dan produk sejarah. Produk hukum Islam lebih bersifat teoretis sehingga sulit diimplementasikan ketika berhadapan dengan realitas. Terlebih lagi, kondisi kaum muslimin yang pro-stabilitas daripada perubahan.

Kekeliruan-kekeliruan inilah yang menyulitkan kaum muslimin dalam mereaktualisasikan ajaran Islam dalam pergumulan hidup modern ini. Jalan ijtihad adalah salah satu solusi untuk menjaga dinamika dan perkembangan hukum Islam agar lebih progresif sehingga ajaran Islam bisa terealisasi dengan baik dan tanpa menimbulkan gejolak. Namun, dalam reaktualisasi dan realisasi ajaran Islam melalui ijtihad ini, kita juga tetap harus kritis terhadap perkembangan pemikiran-pemikiran baru agar tidak menyimpang jauh dari sumber hukum Islam yang utama, yakni al-Qur’an dan as-Sunnah.

Yûsuf al-Qaradâwi adalah salah satu tokoh mujtahid pembaru di abad modern ini. Hasil ijtihad atau produk pemikirannya sangat responsif dan progresif terhadap persoalan-persoalan kontemporer yang dihadapi masyarakatnya. Dengan metode ijtihad yang dirumuskannya, Yûsuf al-Qaradâwi bercita-cita agar Islam pada akhirnya menjadi agama yang dapat mengelola maslahah manusia, di samping terealisirnya keadilan dan terjaganya hak-hak indi-vidual maupun hak masyarakat.

Buku terbitan LKiS ini merupakan upaya untuk memperkenalkan lebih mendalam pemikiran tokoh pembaru Islam, Yûsuf al-Qaradâwi, sebagai inspirasi bagi generasi Islam dalam mengembangkan ijtihad terhadap berbagai persoalan. Buku ini juga mengupas metodologi Yûsuf al-Qaradâwi dalam melahirkan produk-produk hukum atau pemikiran yang merupakan hasil interaksinya dengan lingkungan sosial, budaya, atau politik yang mengitarinya. Selain itu, pola kasus atau bentuk dan teori hukum serta hasil ijtihâd Yûsuf al-Qaradâwi dapat dipakai dan relevan dengan konteks Indonesia yang plural, karena keberpihakannya pada tujuan ditetapkannya hukum dengan memerhatikan prinsip kemaslahatan masyarakat. Selamat membaca.

jual buku

Anda berminat untuk membelinya. Silahkan hubungi kami,

HP : 085298038371 / 085789535739

PIN BB : 29042ECF

Harga : Rp. 45.000 + Ongkos kirim

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s